Tujuan Waterproofing Basement dan Jenis-jenisnya yang Bisa Diaplikasikan

Basement merupakan bagian yang memiliki peran penting dalam sebuah bangunan, dimana ia bisa menjadi ruang tambahan dalam suatu bangunan tanpa memakan lahan. Basement sendiri adalah ruangan dibawah tanah yang biasanya ada pada bangunan atau gedung yang tinggi seperti mall yang memanfaatkan basement sebagai tempat parkir. Namun untuk menciptakan basement yang tahan air perlu proses waterproofing, di mana harga waterproofing membran tidak terlalu mahal dibanding ragam manfaat yang diberikan.

Waterproofing Basement

Tujuan Waterproofing Basement

Waterproofing basement memiliki beberapa tujuan penting demi terciptanya penopang bangunan yang tetap terjaga kualitasnya walaupun terkena lembab.  Ruang bawah tanah sendiri rentan terhadap lembab yang berasal dari rembesan air yang menumpuk terlalu lama di tanah melalui dinding-dinding basement yang retak.

Hal inilah yang menyebabkan pentingnya waterproofing pada basement agar suhu lembab di bawah tanah yang masuk tidak sampai merusak strukturnya. Selain itu, waterproofing juga bisa mencegah timbulnya jamur yang dapat memperburuk penampilan basement yang dibuat. Pekerja bisa menggunakan berbagai jenis waterproofing untuk melapisi beton pada basement di mana harga waterproofing membrane bakar sebagai salah satu jenisnya cukup murah di pasaran.

Jenis-jenis Waterproofing Basement

Dalam proses waterproofing, atau pelapisan basement dengan bahan yang tahan air, ada beberapa jenis waterproofing yang bisa digunakan. Dimana jenis-jenis ini sudah tersedia di pasaran, salah satunya adalah harga waterproofing membran bakar yang murah dan berkualitas, berikut jenis waterproofing basement yang bisa digunakan

1. Integral Waterproofing

Waterproofing jenis integral merupakan waterproofing yang paling sering digunakan dalam dunia konstruksi untuk basement. Hal ini dikarenakan pengaplikasiannya yang sangat mudah, dimana bentuknya berupa  cairan yang bisa langsung dicampurkan pada bahan beton. Hal ini menyebabkan proses integral waterproofing paling cepat dibandingkan jenis lainnya.

Walaupun harga integral waterproofing bentuk cairan ini lebih mahal dibandingkan dengan harga waterproofing membran, namun kemudahan pemasangannya membuat jenis ini banyak diminati dalam pemasangan waterproofing basement.

2. Waterproofing Coating

Waterproofing coating berbentuk seperti cat yang bisa menutupi struktur permukaan beton dengan bahan polimer,  untuk mencegah rembesan air pada basement melalui retakan yang mungkin ada pada beton. Untuk menambah daya tahan waterproof jenis ini biasanya digabung dengan polyester untuk memberikan perlindungan maksimal pada permukaan dinding basement.

3. Waterproofing Membrane

Waterproofing jenis membran merupakan jenis waterproofing yang bisa diaplikasikan, walaupun sedikit orang yang memanfaatkannya untuk melapisi basement. Hal ini dikarenakan proses pembongkaran membran yang terbuat dari lembaran karet dengan bahan kedap air lebih sulit diganti jika ada kerusakan pada basement.

Selain itu proses pelapisan membran pada basement juga cukup rumit karena rentan terjadi kerusakan selama proses pelapisan nya. Sebelum melapisi basement dengan waterproofing jenis membrane, permukaan dinding harus dilabur dengan primer coating secara merata.

Demikianlah beberapa jenis waterproofing yang bisa diterapkan dalam melapisi basement, agar tujuan pelapisan basement untuk mencegah efek buruk kelembaban pada bangunan bisa berjalan sempurna. Beragam harga waterproofing membran dan jenis lainnya yang beredar di pasaran bisa menjadi bahan pertimbangan seseorang dalam melapisi basement, diluar kualitas jenis waterproofing itu sendiri.